
buat tedot
dari etot
(image-nya diunduh dari http://farm1.static.flickr.com/43/105506218_3724c84205.jpg)
baca juga:
**pantun tahun baru Islam/Hijriah
**pantun tahun baru 2009
**pantun tahun baru 2010
**pantun tahun baru 2011
**pantun tahun baru 2012
Beli buah duku
Beli juga sebotol jamu
Tegar-lah negri qu
Qu kan slalu mendukung mu
baca juga:
baca juga artikel:
**liat pantat
**aq ingin di poligami
**telanjang
**cewek laknat
**kronologi MBA
**terungkapnya rahasia cowok
**pacaran islami
Di sebuah kamar kosan mahasisa (terjadi tindak pidana korupsi sebuah huruf w pada saat penulisan).
Di kamar tersebut, ada o-on.. sedang malas-malasan, malas mandi, malas nyuci, malas bayar utang...
Kurang dari setengah menit kemudian, a-an datang dengan muka sumringah (seperti baru saja berhasil lolos dari kejaran 10 orang debt collector).
"Apa kabar, bro...?" sapa a-an.
"Ya... gtu deh...,"jawab o-on asal-asalan.
"Semangat donk, bro, bentar lagi kan taon baru... Masa muka loe sepet mulu...,"a-an berkata dengan riang gembira.
"Taon baru? Apa bagusnya taon baru? Utang gw tetep numpuk, cucian kotor apalagi...," o-on menimpali dengan sangat pesimis.
"Makanya dari itu gw kesini... Gw mw ngajakin loe pesta taon baru," sahut a-an.
"Dimana?" tanya o-on singkat.
"Di puncak," jawab a-an.
"Di puncak? Gak bisa yang deket aja? Lagian kalo di puncak tuh pasti kayak taon kemaren, tengah malem keujanan dijalanan yang lagi macet," sahut o-on.
"Ya... justru kan enaknya itu... hehehe...," jawab a-an sambil tersenyum mencurigakan.
"Ya loe sih enak, soalnya kan loe ke puncaknya boncengan bareng i-in yang 'bahenol', nah gw boncengan ama u-un yang 'bersamurai'...," o-on curhat.
"Ya... klo masalah itu sih gampang aja bro...,loe suruh aja si u-un pke balon di-isi aer.. hahaha..." a-an menjawab sambil terpingkal.
"Trus si u-un gw suruh pke 'kacamata' juga buat nyangga tuh balon?" o-on mengakhiri perbincangan dan meneruskan kemalasannya...
Yang membaca postingan diatas, boleh marah... boleh ketawa... boleh malu sendiri... dan boleh ngasih duit ke gw... :)
Dan saya memohon dengan sangat pada cewek-cewek dan para wanita yang merasa marah atas postingan saya diatas, tolong tunjukkan kemarahan anda dengan tidak memberikan izin pada cowok/pria manapun untuk 'mengeksplorasi property anda'(kecuali pada suami tentunya).
Buat cowok-cowok dan para pria yang marah... (Tapi kayaknya kok pada seneng-seneng aja yah.. Hehehe.. ). Berhubung sudah dua hari ini saya il-feel ama cowok, jadi untuk saat ini saya tidak peduli sama sekali dengan perasaan anda.
baca juga:
Di ruang tengah sebuah rumah, keluarga muda yang terdiri dari sepasang suami-istri belia dan seorang anak balita sedang kedatangan tamu dari luar kota.
"makan-nya pakai tangan bagus donk," ibu tersebut berkata pada anaknya, namun perkataannya itu tidak dianggap oleh anak tersebut.
Kenapa seperti itu?
Kenapa anak tersebut cuek aja?
Karena anak butuh contoh, bukan instruksi dadakan jika ada tamu berkunjung.
Anak melihat orang tua dan orang disekitarnya yang dia lihat, makan dengan tangan kiri.
Namun jika ada tamu berkunjung, orang tua selalu ingin memperlihatkan bahwa anaknya "bertata krama", dan serta merta memberikan instruksi dadakan.
Ini hanya sekedar hal yang kecil, mendidik anak agar makan dengan tangan kanan.
Tapi didikan kecil ini sering berujung pada kegagalan, karena in-konsistensi orang tua.
Bagaimana dengan didikan yang besar?
baca juga:
**nilai UN sepuluh